yulikanafi@gmail.com

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Puisi

Senjaku Dingin

ala:Yuli

S ore ini air hujan mengguyur bumi

E nak dan segar terasa di hati

N uansa redup disertai angin sepoi-sepoi

J ingga mentari sore kian menepi

A nai-anai mulai keluar dari sarangnya

K erlap-kerlip bagai intan permata

U sah kau ganggu biarkan mereka berkelana

D i ujung sana gadis kecil bermain air

I ngin berlari namun kawatir

N ada suara keras mamanya memanggil

G ertakkan padanya di kala menggigil

I nilah pembelajaran yang sering ganjil

N aluri seseorang yang kerdil

Bjn, 041118

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Manis puisinya bund, tp masuknya jangan ke jenis resensi bund, tp ke cerpen aja kalau puisi mah. Sukses selalu dan barakallah

04 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali